Gampong Ulee Lheue, Perwakilan Aceh di 50 Besar ADWI 2022

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Gampong Ulee Lheue, Perwakilan Aceh di 50 Besar ADWI 2022

Bagikan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

BANDA ACEH – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI resmi mengumumkan 50 besar desa wisata di seluruh Indonesia yang masuk dalam tahap kurasi Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.

Dari 50 besar tersebut, satu di antaranya dari Aceh, yaitu Gampong Ulee Lheue. Desa Wisata asal Kota Banda Aceh itu sebelumnya selalu lolos dari tahap kurasi penetapan dari 500 desa wisata.

Pengumuman 50 besar desa wisata itu diumumkan langsung oleh Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno. Ia mengucapkan selamat kepada 50 desa wisata yang masuk dalam tahap kurasi.

“Selamat saya ucapkan bagi desa wisata yang berhasil lolos menjadi 50 desa wisata terbaik ADWI 2022,” kata Sandiaga Uno, Rabu, 27 April 2022.

Selanjutnya 50 desa wisata tersebut akan dikunjungi oleh dewan juri ADWI 2022 untuk melihat secara langsung bagaimana pengelolaan dan pembangunan potensi pariwisata di 50 desa itu, untuk kemudian dinilai kembali.

“Rangkaian kegiatan desa wisata selanjutnya akan ditinjau secara langsung dengan dewan juri ke 50 desa wisata terbaik,” ujar Sandiaga.

Ia berharap bagi desa wisata yang belum lolos 50 besar ADWI 2022 untuk terus meningkatkan inovasi, adaptasi dan kalaborasi melalui pengisian data desa wisata di website Jadesta sebagai wadah dan arah Kemenparekraf dalam penyusunan rencana pengembangan desa-desa wisata di seluruh Indonesia.

“Ayo bersama-sama kita wujudkan desa wisata berkelas dunia, berdaya saing global dan berkelanjutan, untuk Indonesia bangkit,” ajak Sandiaga.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin merasa bangga karena masih ada perwakilan dari Aceh yang masuk dalam 50 besar ADWI 2022, yaitu Gampong Ulee Lheue.

Ia berharap Gampong Ulee Lheue terus berbenah dan berinovasi, serta kemudian memperbaiki dan mengikuti kriteria yang menjadi penilaian dewan juri.

“Kita bersyukur, dari Aceh masih ada perwakilan yaitu Gampong Ulee Lheue. Saya berharap desa wisata ini bisa meraih hasil yang maksimal di ADWI 2022 ini,” ucapnya. []

Bagikan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram