Zaqhlul dan Amalia Terpilih Jadi Agam Inong Aceh 2022

Bagikan

Zaqhlul dan Amalia Terpilih Jadi Agam Inong Aceh 2022

Bagikan

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

BANDA ACEH – Teuku Zaqhlul Nafil Zuhri perwakilan dari Aceh Besar dan Amalia Ahwa dari Aceh Singkil dinobatkan sebagai Agam Inong Aceh tahun 2022. Keduanya akan mewakili Aceh di pentas pemilihan Duta Wisata Indonesia pada November mendatang di Kalimantan Utara.

Keduanya terpilih menjadi Duta Wisata Aceh dalam ajang Pemilihan Agam Inong Aceh 2022 bertajuk ‘Amazing Culture Ethnical Harmony’ yang diselenggarakan di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, pada Sabtu, 10 September 2022.

Kegiatan Grand Final Pemilihan Agam Inong Aceh 2022 ini berlangsung meriah, hingga gedung AAC Dayan Dawood dipadati oleh penonton yang ingin menyaksikan perwakilan daerahnya tampil. Mereka juga tak henti-hentinya memberikan dukungan kepada para peserta.

Pj Gubernur Aceh melalui Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Almuniza Kamal mengucapkan selamat kepada Zaqhlul dan Amalia yang terpilih menjadi Agam Inong Aceh 2022, melalui serangkaian kegiatan yang sudah dilakukan sejak sepekan terakhir.

“Siapapun yang berhasil sebagai pemenang jangan jumawa dan yang belum menang jangan berkecil hati. Karena semua para peserta merupakan yang terbaik yang dipilih dari kabupaten/kota masing-masing,” kata Almuniza Kamal.

Bagi pemenang yang terpilih, ia berharap agar tetap menyiapkan diri dan terus menggali potensi untuk menyambut ajang pemilihan Duta Wisata Indonesia. Sehingga keberhasilan Muhammad Akkral dan Salwa Nisrina Authar Nyakcut Daulat yang menjadi juara pada 2021 di tingkat Nasional bisa dilanjutkan tahun ini.

“Untuk finalis, jaga amanah siapkan diri dan gali potensi dengan baik sebagai keberhasilan Agam Inong 2021 yang lalu, agar dapat kita ulangi kembali menjadi juara Duta Wisata Indonesia pada tahun 2022 yang akan dilaksanakan November nantinya,” kata Almuniza.

Selain itu, kata Almuniza, Agam Inong Aceh diharapkan bisa menjadi garda terdepan untuk memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif di Aceh. Apalagi di era perkembangan digital dan media sosial ini, para generasi muda memiliki tanggung jawab besar sebagai influencer untuk mempromosikan pariwisata dengan cara-cara yang kreatif dan inovatif.

Hal itu bertujuan agar bisa menarik wisatawan domestik hingga mancanegara untuk mau berkunjung ke tanah rencong, hingga akhirnya bisa mendongkrak perekonomian masyarakat.
Kepada finalis Agam Inong 2022, lanjut Almuniza, agar terus melakukan kegiatan promosi wisata di daerah masing-masing dengan berkolaborasi dengan masyarakat.

“Saya beraharap kepada seluruh peserta Agam Inong tahun ini dapat melakukan kegiatan yang berkolaborasi bersam masyarakat, untuk menjadikan destinasi wisata di Aceh sebagai destinasi wisata aman, nyaman dan menawan,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR Aceh, Safaruddin berpesan kepada peserta Agam Inong Aceh 2022 agar menjunjung tinggi kekhususan Aceh dan nilai-nilai kearifan lokal yang dibalut dalam inovasi untuk mempromosikan pariwisata Aceh ke wisatawan domestik hingga mancanegara.

Inovasi dan kreatifitas itu, kata dia, ditentukan dalam kemampuan menjaga diri berkomunikasi menginformasikan pengembangan wisata dan kebudayaan di Aceh.

“Kearifan lokal yang saya maksud adalah nilai-nilai syariat islam yang menjadi landasan kehidupan kita, bahwa Aceh memiliki kekhususan itu yang harus kita pelihara dan jaga,” katanya.

Di akhir sambutannya, Safaruddin menjanjikan hadiah kepada pemenang Agam Inong Aceh 2022 yang terpilih yaitu jalan-jalan ke Bangkok, Thailand. “Finalis juara 1 kemarin saya janjikan untuk holiday dan eksplore ke Bangkok untuk tahun 2022,” ujarnya.

Adapun daftar pemenang juara Agam Inong Aceh 2022 yaitu,

Agam Inong – Teuku Zaqhlul Nafil Zuhri (Aceh Besar) dan Amalia Ahwa (Aceh Singkil)

Wakil I
Agam – Bambang Lesmana Dwi Putra (Aceh Selatan)
Inong – Jenny Faridha Meuthia (Bener Meriah)

Wakil II
Agam – Ahlul Haitami (Aceh Barat Daya)
Inong – Irhamni Malika (Aceh Besar)

Wakil III
Agam – Syahrul Raziqin (Aceh Utara)
Inong – Niva Adillah (Banda Aceh)

Wakil IV
Agam – Muharir (Aceh Barat)
Inong – Sal Sabila (Aceh Selatan)

Wakil V
Agam – Darwinus (Lhokseumawe)
Inong – Zatul Hilmi (Subulussalam)

Bagikan

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Bagikan