Eksplor Destinasi Wisata Ala Komunitas Pewarta Kutaraja

Aceh memiliki pesona wisata yang sangat menyejukkan mata, mulai dari budaya, pantai juga alam pegunungan menjadi salah satu dayatarik untuk wisatawan mengunjungi Aceh. kali ini puluhan jurnalis media cetak, elektronik, dan media online yang tergabung dalam komunitas Pewarta Kutaraja mengadakan kegiatan Vekesyen tahunan.

Tahun ini, Takengon dan Bener Meriah menjadi tujuannya, kegiatan ini merupakan inisiatif teman-teman komunitas Pewarta Kutaraja dalam upaya mempromosikan wisata wilayah tengah Aceh.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari misi untuk mendukung dan mempromosikan destinasi wisata di deratan Tinggi Gayo, lewat video hingga tulisan yang nantinya akan dipublish oleh anggota Komunitas Pewarta Kutaraja melalui media masing-masing,” kata Ketua Panitia T Dedi Irawan di Takengon.

Ia menjelaskan bertema ‘Pewarta Kutaraja Vekesyen’ yang berlang sung sejak 18 – 20 Oktober 2019 diikuti 30 jurnalis lintas media, baik Internasional, Nasional dan local, dan konsep yang kita bangun adalah kamping di lokasi objek wisata Danau Laut tawar.

Dalam kegiatan tersebut para peserta berkesempatan untuk menge ksplore mulai dari Kopi, obyek wisata Pantan Terong, Danau Lut Tawar, Buntul Rintis dan tak kalah serunya menikmati rafting di Lukup Badak, Takengon dan segala macam kulinernya.

“Objek-obyek wisata yang kekinian dan Instagramable juga tidak luput dari perhatian peserta vekesyen,” tambahnya lagi

Selain itu Komunitas Pewarta Kutaraja juga merasakan sensasi camping bermalam di tenda, tepatnya dipinggir danau lut tawar dan saat pagi bisa menikmati sanrai langsung dari atas ketinggian di perbukitan danau laut tawar.

Tak hanya iru saja, para peserta juga bisa menikmati pesona Danau Laut Tawar dengan menggunakan perahu milik nelayan setempat. hanya cukup menguras kocek Rp 10 ribu per orang, kita bisa mengelilingi danau laut tawar di Aceh tengah.

“Ini langkah awal kita untuk memperkenalkan keindahan Takengon ke lebih banyak orang. Kita juga mendorong agar potensi wisata ini dikenal turis lokal maupun International,” kata Dedi.
vekesyen Pewarta Kutaraja ini, sudah berlangsung ke empat kali dan untuk kali ini begitu spesial, karena menempuh jarak yang cukup jauh dari Kota Banda Aceh.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya berhenti di Takengon, tapi akan dilanjutkan ke daerah lainnya sehingga seluruh destinasi akan dikenal dan disambangi wisatawa.
“Ke depan kita akan explore lagi daerah yang memiliki potensi wisata di Aceh,” kata Dedi.

Sebelumnya Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin mengatakan Pemerintah Aceh terus berupaya meningkatkan promosi pariwisata di kawasan tengah Aceh termasuk menggelar berbagai kegiatan tahunan baik tingkat regional, nasional dan juga internasional.

“Pemerintah Aceh juga terus meningkatkan sarana prasarana pendukung sektor wisata sehingga dapat memudahkan akses dan memberikan kenyamanan kepada seluruh pelancong,” katanya***

Share info ini !!!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email