7 Desa di Aceh Masuk 300 Besar ADWI 2021, Ini Harapan Gubernur

BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mengapresiasi sekaligus memberikan ucapan selamat kepada lima kabupaten/kota di Aceh yang memiliki desa wisata dan berhasil lolos 300 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 yang diprakarsai oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

“Tujuh desa wisata dari lima kabupaten/kota di Provinsi Aceh berhasil masuk dalam 300 Besar Desa Wisata Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021,” kata Gubernur Nova Iriansyah, dalam keterangan persnya melalui Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto, di Banda Aceh, Kamis, 19 Agustus 2021.

Iswanto menyebutkan, lima kabupaten/kota yang desa wisatanya itu berhasil masuk yaitu, Kota Sabang dengan Desa Wisata Aneuk Laot, Aceh Tengah dengan Desa Wisata Hakim Balee Bujang dan Bebesen.

Kemudian, Kabupaten Aceh Besar dengan Desa Wisata Nusa, selanjutnya Kabupaten Bener Meriah dengan Desa Wisata Damaran Baru Eco Village, dan terakhir Kota Banda Aceh dengan Desa Wisata Gampong Ulee Lheu dan Gampong Punge Blang Cut.

Kontes ini diikuti 1.831 desa wisata dari seluruh Indonesia.

Lebih lanjut, gubernur meminta masyarakat di desa wisata tersebut untuk mempersiapkan diri dengan baik. Ia meminta mereka mendesain sebagus mungkin nuansa dan pelayanan pariwisata di desa tempat tinggal mereka.

“Dengan begitu pada malam puncak Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 pada tanggal 7 Desember 2021 nanti, salah satu desa wisata dari Aceh dapat terpilih sebagai desa wisata terbaik atau terfavorit,” tutur Iswanto.

Selain itu, gubernur juga mengharapkan masyarakat dapat terus memanfaatkan potensi yang ada di desanya, agar bermanfaat dan bernilai ekonomi untuk kemajuan daerah.

Kehadiran desa wisata diharapkan dapat juga menjadi motor baru penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat Aceh.

Sebelumnya, Menparekraf RI, Sandiaga Uno, mengumumkan 300 besar desa wisata dalam ajang ADWI 2021 melalui laman media sosial Kemenparekraf RI.

ADWI 2021 diluncurkan pada Jumat, 30 April 2021 di Gedung Sapta Pesona, Jakarta.

Kegiatan ini merupakan ajang pemberian penghargaan kepada desa-desa wisata yang memiliki prestasi dengan kriteria-kriteria penilaian dari Kemenparekraf/Baparekraf.

Even ini bertujuan menjadikan desa wisata Indonesia sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia dan berdaya saing tinggi. Ajang ini mengangkat tema “Indonesia Bangkit”.

Tema ini diharapkan dapat mendorong semangat pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di desa wisata untuk kembali bangkit pasca pandemi Covid-19.

Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 memiliki tujuh kategori penilaian. Kategori tersebut antara lain, penerapan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability), Desa Digital, Souvenir (Kuliner, Fesyen, Kriya), Daya Tarik Wisata (Alam, Budaya, Buatan), Konten Kreatif, Homestay, dan Toilet.

Melalui kategori-kategori ini diharapkan mampu mendorong berkembangnya desa wisata menjadi desa wisata berkelanjutan. Tentu saja juga diwarnai dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, dalam kondisi pandemi Covid seperti saat ini. []

Share info ini !!!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email