Keren, 7 Desa di Aceh Masuk 300 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

BANDA ACEH – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno pada Rabu, 18 Agustus 2021, malam, mengumumkan 300 desa wisata yang masuk ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.

Dari ratusan nama desa wisata tersebut, tujuh di antaranya dari Provinsi Aceh, yakni Desa Aneuk Laot (Sabang), Gampong Ulee Lheue dan Punge Blang Cut (Banda Aceh), Nusa (Aceh Besar), Damaran Baru Eco Village (Bener Meriah), serta Desa Hakim Bale Bujang dan Bebesan (Aceh Tengah).

Sandiaga Uno menjelaskan, ada 1.831 peserta desa wisata mendaftar di ajang ADWI 2021. Jumlah tersebut melampaui Kemenparekraf.

“Jumlah ini lebih dari dua kali lipat dari target semula, yang 700 desa wisata,” ujar Menparekraf Sandi, dikutip dari Youtube Kemenparekraf, Kamis, 19 Agustus 2021.

Setelah melewati serangkaian tahap kurasi dan penilaian dari dewan kurator, Kemenparekraf merilis 300 besar desa wisata yang lolos ADWI 2021.

Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 memiliki tujuh kategori penilaian, antara lain penerapan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability), Desa Digital, Souvenir (Kuliner, Fesyen, Kriya), Daya Tarik Wisata (Alam, Budaya, Buatan), Konten Kreatif, Homestay, dan Toilet.

“Selamat dan semoga pencapaian ini bisa dijadikan motivasi untuk mengambangkan desa wisata menjadi berkualitas dan berkelanjutan untuk Indonesia bangkit,” katanya.

Sandi juga berpesan kepada peserta yang belum lolos untuk tetap terus meningkatkan inovasi, kolaborasi dan adaptasi dalam mengembangkan desa wisata.

“Melalui data desa wisata di laman jadesta.com, akan jadikan wadah dan arah dalam penyusunan rencana pengembangan desa-desa wisata di seluruh Indonesia oleh Kemenparekraf, sebagai simbol kebangkitan ekonomi nasional, untuk Indonesia bangkit,” pungkasnya. []

Share info ini !!!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email