AYAM tangkap menjadi salah satu kuliner yang populer di Aceh. Hidangan ini terkenal karena aroma khas dari daun kari dan rempah-rempah yang kuat, berpadu dengan gurihnya ayam goreng yang renyah di luar namun tetap lembut di dalam.
Bagi masyarakat Aceh, ayam tangkap bukan sekadar menu makan siang biasa. Sajian ini sering hadir dalam berbagai acara penting seperti kenduri, pertemuan keluarga, hingga jamuan tamu. Sensasi uniknya berasal dari campuran rempah dan daun-daunan yang digoreng bersama ayam, menciptakan rasa dan aroma yang sulit ditemukan di daerah lain.
Tak heran, wisatawan yang datang ke Aceh kerap mencari kuliner ini sebagai salah satu pengalaman kuliner autentik. Di Banda Aceh misalnya, banyak warung makan dan restoran yang menyajikan ayam tangkap dengan cita rasa khas masing-masing. Beberapa bahkan menambahkan sentuhan modern tanpa meninggalkan keaslian bumbunya.
Nama “ayam tangkap” konon berasal dari cara penyajiannya yang khas. Saat pertama kali disajikan, potongan ayam dan dedaunan gorengnya tampak bercampur sehingga untuk menikmatinya, orang harus “menangkap” potongan ayam di antara tumpukan daun. Dari situlah lahir sebutan yang kini melekat kuat di telinga masyarakat Aceh.
Keunikan lainnya terletak pada penggunaan daun temurui (daun kari), daun pandan, dan daun salam koja yang digoreng bersamaan dengan ayam. Ketiga daun ini memberikan aroma harum yang kuat dan khas, menjadi pembeda utama ayam tangkap dari ayam goreng daerah lain di Indonesia.
Ayam tangkap paling nikmat disajikan hangat dengan nasi putih dan sambal kecap atau sambal ganja khas Aceh. Beberapa orang juga menyukainya dengan tambahan irisan timun dan tomat segar untuk menambah kesegaran rasa.
Jika Anda berkunjung ke Banda Aceh, beberapa tempat terkenal seperti Rumah Makan Cut Dek atau Ayam Tangkap Blang Bintang menjadi destinasi kuliner yang wajib dicoba. Cita rasa autentik dari bumbu dan daun aromatiknya akan membuat siapa pun jatuh cinta pada suapan pertama.
Bagi wisatawan yang ingin mencicipi ayam tangkap, dapat berkunjung ke restoran atau rumah makan yang ada di kota-kota di Aceh. Menu ayam tangkap ini juga dapat dipadukan dengan kuah beulangong.
RESEP AYAM TANGKAP KHAS ACEH
Bahan-Bahan Utama:
1 ekor ayam kampung, potong kecil-kecil
5 lembar daun pandan, iris kasar
15 lembar daun kari (temurui)
5 siung bawang putih
7 butir bawang merah
1 ruas jahe
1 ruas lengkuas
1 sdt ketumbar
½ sdt merica
Garam secukupnya
1 sdt penyedap rasa (opsional)
Minyak goreng secukupnya
Cara Membuat:
1. Haluskan bawang merah, bawang putih, jahe, lengkuas, ketumbar, merica, dan garam.
2. Lumuri ayam dengan bumbu halus, diamkan selama 30 menit agar meresap.
3. Panaskan minyak dalam wajan, goreng ayam hingga setengah matang.
4. Masukkan daun pandan dan daun kari, goreng kembali hingga ayam berwarna kecokelatan dan daun menjadi renyah.
5. Angkat dan tiriskan. Sajikan ayam bersama daun gorengnya di atas piring saji.
