Sambal Durian Aceh, Kuliner Asam Gurih yang Wajib Dicoba

ACEH memang kaya akan kuliner khas yang menggoda lidah, mulai dari hidangan berkuah hangat hingga masakan kering penuh rempah. Salah satu yang menarik perhatian pencinta kuliner adalah asam drien, atau yang dikenal juga sebagai sambal jruk, yakni sambal durian khas barat-selatan Aceh.

Bagi penikmat kuliner Aceh, asam drien bukan hal baru. Hidangan ini kerap dijumpai di warung-warung makan tradisional, menjadi favorit bagi mereka yang ingin merasakan sensasi unik durian yang diolah dengan cara berbeda.

Rahasia kenikmatan asam drien terletak pada proses peraman durian.

“Kalau dibuat langsung, rasanya manis, tapi kalau durian sudah berasa asam, justru lebih enak,” ujar Yanti, seorang penjual asam drien di Aceh Selatan, beberapa waktu lalu.

Proses pembuatan asam drien tergolong sederhana dan alami. Durian dikupas, dagingnya dipisahkan dari biji, lalu diperam beberapa hari untuk mendapatkan cita rasa asam yang khas.

Daging durian kemudian dimasak bersama parutan kelapa, sementara rempah seperti jahe, bawang merah, dan serai digiling kasar lalu dicampurkan ke wajan. Garam, kunyit, dan bawang cincang menambah cita rasa gurih dan pedas alami.

“Kalau ditambah bahan lain seperti udang, kacang panjang, atau terung kecil, rasanya justru lebih lezat,” tambah Yanti.

Asam drien biasanya disajikan bersama nasi hangat dan daun pepaya, lengkap dengan kuah sayur yang segar. Hidangan ini tidak hanya nikmat, tetapi juga sehat: rendah lemak dan kaya protein. Harga yang terjangkau, sekitar Rp 3–5 ribu, membuatnya mudah dijangkau semua kalangan.

Meskipun biasa ramai dicari saat bulan Ramadhan, asam drien tetap bisa dinikmati kapan saja. Kelezatannya yang unik membuat hidangan tradisional ini diminati sepanjang tahun, menjadi salah satu kuliner khas Aceh yang selalu memikat lidah.

Bagi pencinta kuliner yang ingin mencicipi sensasi asam, gurih, dan pedas dalam satu suapan, asam drien adalah pilihan yang tak boleh dilewatkan. Dari cita rasa hingga proses pembuatannya yang alami, sambal durian khas Aceh ini tetap memikat hati para penikmat kuliner nusantara. (Irfan)

Kategori :

Kuliner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *