DARI ketinggian menara Masjid Raya Baiturrahman, wajah Kota Banda Aceh tampak memesona. Kubah masjid berwarna hitam pekat menjulang anggun di tengah hamparan kota yang dikelilingi pegunungan dan sungai.
Di lantai tujuh menara setinggi sekitar 53 meter itu, pengunjung bisa menikmati panorama 360 derajat ibu kota Aceh, mulai dari Jembatan Pante Pirak, Sungai Krueng Aceh, hingga lampu-lampu kota yang berkilau di malam hari.
Menara Masjid Raya Baiturrahman menjadi salah satu titik tertinggi di Banda Aceh yang kini dibuka untuk umum. Pengunjung bisa naik menggunakan lift yang disediakan hingga ke puncak menara.
Tiket masuknya pun terjangkau, sekitar Rp15 ribu untuk dewasa dan Rp10 ribu bagi pelajar. Waktu terbaik menikmati pemandangan dari atas menara biasanya pada sore menjelang senja, ketika langit berubah warna. Pada malam hari, gemerlap lampu kota menambah keindahan di tengah suasana religius masjid yang megah itu.
Bangunan menara ini menjadi bagian dari kompleks Masjid Raya Baiturrahman yang dibangun sejak masa Sultan Iskandar Muda pada abad ke-17. Masjid ini menjadi simbol kebanggaan masyarakat Aceh, bukan hanya karena sejarah panjangnya, tapi juga karena keindahan arsitekturnya yang memadukan gaya Mughal dan khas Aceh.
Setelah bencana tsunami 2004, masjid ini tetap kokoh berdiri dan menjadi saksi keteguhan warga Banda Aceh dalam menghadapi cobaan besar. Kini, menara yang sempat tertutup untuk umum kembali difungsikan sebagai salah satu daya tarik wisata religi dan sejarah di Aceh.
Meski berada di kompleks masjid, area wisata menara tetap terbuka untuk siapa saja, termasuk pengunjung nonmuslim. Namun ada aturan yang perlu dipatuhi: nonmuslim diperbolehkan berada di pelataran masjid dan menaiki menara, tetapi tidak diperkenankan masuk ke dalam masjid.
Pengelola juga menyiapkan busana tertutup bagi wisatawan agar tetap sopan saat berada di kawasan masjid. Aturan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kesakralan masjid, sekaligus menunjukkan semangat toleransi yang dijaga masyarakat Aceh.
Bila sedang berada di Banda Aceh, traveler disarankan untuk melongok ibu kota provinsi Aceh dari atas ketinggian. Tertarik mengunjunginya, ayok ke Masjid Raya Baiturrahman. (ASG)
