Rahasia Kelezatan Wisata Kuliner Aceh yang Begitu Menggoda

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email

Sebagai salah satu kebanggaan budaya Indonesia, wisata kuliner Aceh telah mendunia berkat kelezatannya. Dengan gabungan rempah-rempah dan teknik memasak yang terpadu, banyak yang menginginkan rahasia dari menghasilkan masakan Aceh yang enak. Apalagi, makanan satu ini juga mampu menghangatkan tubuh ketika musim hujan menjelang.

Mie Aceh

Sebagai contoh, Mie Aceh adalah salah satu kuliner favorit masyarakat Indonesia. Kuliner yang satu ini dapat ditemui dengan gampang di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan.

Pertama, yang membuat Mie Aceh spesial adalah mie itu sendiri. Orang asli Aceh lebih suka menyiapkan mie tersebut tanpa tambahan pengawet. Selain itu, teksturnya setelah direbus juga lebih kenyal dan gurih di lidah. Pembuatan mie basah ini melibatkan bahan-bahan umum seperti tepung terigu, tepung tapioka, air, dan telur ayam. Yang memberikannya rasa tambahan adalah kaldu ayam bubuk, minyak bawang, dan garam halus.

Mie basah pada dasarnya memiliki proses pengulenan yang sama seperti mie lainnya. Mesin pengaduk mie dapat mencampur semua bahan dengan otomatis. Adonan pun diuleni hingga benar-benar kalis dan merata. Mie ini bisa disimpan di kulkas hingga sekitar 1 minggu. Bila ingin dimasak lagi, tinggal direbus saja sebentar di air panas. Jangan lupa untuk merendam mie di air dingin setelahnya untuk menghilangkan pati sekaligus menambah kekenyalan mie.

Hasil Cita Rasa Khas Mie Aceh

Mie Aceh sendiri bisa dimasak menjadi dua jenis: Mie Aceh Kuah dan Mie Aceh Goreng. Persamaan keduanya adalah di penambahan bumbu rempah yang pedas dan pekat. Rempah-rempah ini berkisar dari daun bawang perai, daun salam, kunyit, biji kapulaga, jintan, kemiri, adas manis, dan kunyit.

Hal berikutnya yang membuat Mie Aceh sangatlah spesial adalah penambahan sayur-sayuran dan daging di dalamnya juga. Mie Aceh sering menggunakan tomat, kol, taoge, daun bawang, daun seledri, dan kadang-kadang bunga lawang, caisim beserta wortel.

Aspek terakhir yang menambah cita rasa Mie Aceh adalah kecap manis. Di luar negeri, kecap manis atau sweet soy sauce dulu sangat susah dicari. Namun, sekarang masyarakat Indonesia di belahan dunia mana pun sudah dapat menemukan komoditi satu ini berkat ekspansi ekspor-impor.

Kecap manis jenis yang lain sebenarnya tidak ada masalah. Akan tetapi, kecap manis asli dari negara Asia Tenggara memberikan sentuhan terakhir yang tidak terlupakan di Mie Aceh.

Setelah Mie Aceh selesai dimasak, sajian ini pun dapat diramaikan dengan penambahan emping dan acar dalam mangkuk saji.

Seiring berjalannya waktu, Mie Aceh sebagai salah satu wisata kuliner Aceh tetap berpegang teguh pada resep autentiknya agar tradisi tidak hilang. Dan memang, resep Mie Aceh bisa jadi berbeda-beda dari satu daerah ke yang lain. Tetapi, resep asli adalah dasar yang tetap menjadikannya Mie Aceh seperti yang kita ketahui sampai sekarang. Apakah Anda tertarik untuk memasak Mie Aceh hari ini?

Share artikel ini !!!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email

Kontributor:

Silahkan mengutip sebagian atau seluruh artikel di atas dengan menyertakan credit pada penulis dan memberikan link sumber artikel di web ini. Copyright © AcehTourism.travel | All Right Reserved

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *