Rujak U Groh, Cemilan Menyegarkan Saat Perjalanan Jauh

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email

Rujak U Groh, cemilan dari batok kelapa muda yang menyegarkan saat perjalanan anda, dan rujak U Groh ini hanya bisa di temukan di provinsi Aceh.

Anda pencinta cemilan rujak, sungguh tak lengkap rasanya jika belum mencicipi rujak yang satu ini. Lazimnya rujak terdiri dari aneka buah, tapi rujak yang satu ini terbuat dari batok kelapa.

Rujak unik ini bisa ditemukan di lintas jalur Banda Aceh – Medan, tepatnya di kilometer 23,5 Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar. Rujak Batok Kelapa atau yang dalam bahasa Aceh disebut dengan Lincah U Groh, selalu menjadi penyegar setelah lelah melakukan perjalanan jauh baik perjalanan dari Banda Aceh maupun tujuan Banda Aceh.

Di hari weekend atau Liburan gerai rujak U Groh alias rujak batok kelapa menjadi destinasi istirahat yang dipilih para pelancong. Di sini pengunjung bisa menikmati rujak U Groh yang menyegarkan, plus juga pemandangan persawahan yang menyejukkan.

Batok kelapa muda dikerik dan dicuci, lalu dicampurkan dengan bumbu rujak dan diberi perasan air jeruk nipis. Rasa lelah yang dirasakan selama perjalanan otomatis jadi hilang setelah menikmati rujak U Groh.

Ridwan, penikmat rujak U Groh. Menurutnya perjalanan balik dengan menggunakan sepeda motor cukup melelahkan. Kedai rujak U Groh bernama Aneuk Garuda ini menjadi rest area yang tepat untuk beristirahat dan menikmati camilan yang menyegarkan

“Jalur lintas ini tidak memiliki rest area, jadi kedai rujak inilah yang dijadikan tempat beristirahat para pengguna jalan. Apalagi di sini tersedia camilan segar yakni rujak batok kelapa,” ujar Haris.

Pemilik gerai rujak U Groh, Suwardi, mengaku sudah berjualan rujak sejak tahun 2007. Awalnya ia hanya ingin coba-coba memakan batok kelapa muda yang diberi perasan jeruk nipis dan campuran cabe rawit. Ternyata rasanya cukup segar. Ia pun menjadikan batok kelapa muda ini sebagai menu andalan rujak di kedainya.

“Iya, awalnya coba-coba sendiri saja, dan ternyata rasanya enak, dan ini khas kami sendiri,” jelas Suwardi.

Harganya pun sangat sesuai dengan kantong, hanya Rp 10.000 per mangkuk. Begitu banyaknya peminat rujak U Groh di musim liburan dan weekend tak heran jika Suwardi bisa menghabiskan seribu butir kelapa muda dalam sehari.

“Bahkan sering juga kehabisan bahan baku kelapa muda untuk memenuhi permintaan pengunjung. Apalagi kalau sudah sore, kami sering kehabisan kelapa dan tidak bisa menyajikan rujak batok kelapa kepada pengunjung,” tuturnya.

Tak hanya makan ditempat, pengunjung juga banyak yang menjadikan rujak U Groh sebagai camilan di perjalanan. Selain rujak U Groh, Suwardi juga menyediakan rujak buah dan air kelapa muda.

Menu cemilan rujak U Groh, juga akan menjadi salah satu menu Handalan dalam festival kuliner yang akan berlangsung di taman ratu Safiatuddin pada 5-7 Juli 2019. Festival kuliner ini merupakan salah satu rangkaian dari 100 even promosi wisata Aceh.

Festival kuliner ini juga akan menghadirkan chef-chef ternama di Aceh. Selain menyajikan makanan-makanan tradisional Aceh, juga ada makanan-makanan Nusantara juga citarasa masakan internasional. Tunggu apa lagi… buruan prepare ke Aceh pada tanggal 5-7 Juli 2019

Share artikel ini !!!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email

Kontributor:

Silahkan mengutip sebagian atau seluruh artikel di atas dengan menyertakan credit pada penulis dan memberikan link sumber artikel di web ini. Copyright © AcehTourism.travel | All Right Reserved

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *