Sie Reuboh, Masakan Wajib Saat Meugang dan Kurban di Aceh Besar

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email

Sie Reuboh (daging rebus -Indo) salah satu kuliner khas dan special dari Aceh Besar, bagi masyarakat lokal sendiri sie reboh sudah menjadi masakan wajib di saat memiliki banyak persedian danging seperti pada Meugang dan qurban. Sie Reboh juga salah satu masakan yang dicari para wisatawan di beberapa rumah makan di Aceh.

Sie reboh punya sejarah panjang. Pengaruh perang ratusan tahun di Aceh, menjadikan makanan ini melagenda. Oleh masyarakat, memasak Sie reboh untuk kemudian dikirimkan kepada para pejuang di gunung. “Dalam perjuangan kemerdekaan, para pejuang diberikan bekal Sie reboh untuk dibawa ke gunung. Itu jadi makanan mereka, dan mereka membawanya sampai berbulan-bulan lamanya, sebagian menyebutnya, Sie reboh, sajian perang dari Aceh Rayeuk.

Kuliner ini warisan yang sudah turun-temurun di kalangan masyarakat setempat. Namun bagi Anda yang ingin mencicipi sie reuboh, sekarang tak harus lagi menunggu meugang atau hajatan adat. Sie reuboh kini mudah ditemui di tiap-tiap warung nasi khas Aceh Rayeuk yang ada di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar.

rencongpost.com

sie reboh diracik dengan aneka rempah-rempah dan pastinya resep asli Aceh, selain itu ciri khas kuliner yang satu ini adalah banyaknya menggunakan gapah (lemak  -Indo) yang berfungsi agar masakan ini tahan lama

Untuk cita rasa Sie Reuboh ini sangat luar biasa, mulai dari gurih, pedas, dan asam membuat kenikmatan tiada tara dan sangat pastan untuk diberikan sepuluh jempol dengan rasa yang begitu khas menjadikan kuliner ini tetap menjadi primadona bagi masyarakat Aceh sendiri maupun wisatawan yang berkunjung ke Aceh

Dibalik kenikmatan rasa yang luar biasa ternyata kuliner Aceh yang satu ini hanya menggunakan beberapa rempah-rempah yang umum  Seperti bawang merah, bawang putih, cabe rawit, cabe merah, dan merica, namun juga bukan bearti untuk meracik sie reboh ini mudah, dalam memasak Sie Reboh harus memili skill khusus, umumnya tata cara memasak sie reboh di turunkan oleh keluaga kepada anaknya yang mulai dewasa.

steemit.com

Cara memasaknya memang tanpak mudah seperti dimulai dengan semua bumbu dihaluskan, dan dimasukkan ke dalam daging yang sudah di rebus. Sambil di aduk merata, kemudian juga ditambah cuka untuk menambah rasa asam. Mungkin bagi teman teman yang ingin mencoba boleh, namu kebanyakan mereka yang mencoba gagal karena ada hal yang kurang disana sini

Resep rahasia dari sie reboh ini adalah ada pada gilingan ketiga jenis cabe, rawit, merah dan cabe jangan dihaluskan. Biarkan ia dalam keadaan kasar sehingga bijinya akan lengket di permukaan daging nantinya. setelah air rebusan yang keluar dari daging dan gapah mengering, biarkan ia selama satu malam dalam belanga. Keesokan harinya, ketika dipanaskan kembali dan gapah yang membalut daging meleleh, siramkan cuka bersama air dan biarkan sampai mengering hingga dagingnya empuk. Cuka yang digunakan pun harus cuka enau.

Seperti yang disampaik di awal bahwa sie reuboh bisa tahan dengan wakt  hingga berbulan-bulan. Cara menyantap nya tak berubah, yakni dipanaskan dengan api yang tak terlalu besar, dan harus tetap dalam belanga tanah. Proses sie reuboh sebagai kuliner khas Aceh Rayeuk belum seluruhnya berhenti sampai di sini.

Daging rebus itu bisa diolah menjadi banyak turunan. Mulai dari sie goreng istilahnya yang mirip rendang, dimasak lemak, dibuat kuah asam keung khas Aceh dan bisa juga dijadikan semacam abon.

Sie reuboh menguapkan wangi cuka yang keras dan menggoda. Wangian cuka ini menjalar bersama rasa pedas bercampur asam hingga ke langit-langit mulut ketika dimakan. Wangi cuka nipah inilah yang mendominasi rasa daging rebus, yang sulit untuk dilewatkan***

Share artikel ini !!!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email

Kontributor:

Silahkan mengutip sebagian atau seluruh artikel di atas dengan menyertakan credit pada penulis dan memberikan link sumber artikel di web ini. Copyright © AcehTourism.travel | All Right Reserved

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *