Banda Aceh perlahan bergerak menjadi kota wisata yang lebih inklusif. Sejumlah destinasi populer telah menghadirkan fasilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas, mulai dari jalur pedestrian, akses kursi roda, hingga area publik yang lebih nyaman dijangkau semua kalangan.
Berikut empat destinasi wisata ramah disabilitas di Banda Aceh:
Masjid Raya Baiturrahman
Ikon wisata religi Aceh ini memiliki area pelataran yang luas dan relatif rata sehingga memudahkan pengguna kursi roda bergerak. Jalur masuk menuju area utama juga cukup nyaman bagi lansia dan pengunjung dengan keterbatasan mobilitas.
Museum Tsunami Aceh
Destinasi wisata edukasi ini dilengkapi ruang yang luas, akses lift, dan jalur khusus yang membantu pengunjung berkebutuhan khusus menjelajahi area pameran. Selain belajar sejarah tsunami 2004, wisatawan juga bisa menikmati arsitektur bangunan yang megah.
Taman Putroe Phang
Taman kota ini memiliki jalur pedestrian yang cukup nyaman dilalui pengguna kursi roda maupun pengunjung lanjut usia. Suasana rindang dan sejuk membuat lokasi ini cocok untuk bersantai bersama keluarga.
Museum Aceh
Museum Aceh menyediakan fasilitas ramp di seluruh gedung dalam kompleks museum sehingga memudahkan akses pengguna kursi roda. Pengunjung juga dapat menikmati ruang pameran, perpustakaan, hingga area bawah Rumoh Aceh dengan lebih nyaman.
